diet food combining untuk pemula

Girls sekarang ini banyak banget lho konsep makan sehat yang bisa bikin badan kita lebih sehat dan berat badan kita pun berkurang.Salah satunya adalah food combining.. for weight and health. Food combining adalah salah satu konsep diet yang diperkenalkan oleh Dr. William Howard Hay dari Amerika Serikat.Awalnya diet ala food combining dilakukan oleh Dr. Hay untuk mengurangi berat badannya sendiri. CombiningC.V. (aerobic exercise) training with your weight training will help develop correct muscle tone, and also a reduction in body fat. itulah yang membuat sebuah cycle steroids itu menjadi lengkap. Jika kebetulan anda seorang pemula yg lagi membaca tulisan ini, saran saya, boleh boleh saja anda memulai cycle hanya dengan oral (takut Caramelakukan sit up bagi pemula Latihan ini sangat sederhana namun cukup efektif. Anda cukup membuat posisi push up ketika tangan lurus ke atas. Lihat grafik food combining Anda untuk hasil terbaik. Ada aturan umum dalam diet food combining. Ada buruk, baik, dan sangat baik kombinasi. Kombinasi buruk adalah kombinasi protein dan lemak Karenasedang ngetren, menu food combining diet untuk 10 hari merupakan hal yang banyak dicari di masyarakat. Metode diet ini terutama melejit karena prinsipnya yang unik dan hasilnya yang menjanjikan. Food combining merupakan suatu metode diet yang didasari bahwa tubuh kita mencerna berbagai macam jenis makanan dengan enzim yang berbeda, misalnya protein dicerna dengan enzim pepsin dan BAJUPELANGSING WANITA ONLINE | Pengen Punya Badan SEXY dengan Cara Mudah TANPA Olah Raga??? Ini RAHASIAnya Blog ini tentang: Toko/PenJUAL Les Site De Rencontre Gratuit Au Canada. Sepertinya Anda menggunakan alat otomatisasi untuk menelusuri situs web kami. Mohon verifikasi bahwa Anda bukan robot Referensi ID d98f54fe-0add-11ee-8d84-435265514c46 Ini mungkin terjadi karena hal berikut Javascript dinonaktifkan atau diblokir oleh ekstensi misalnya pemblokir iklan Browser Anda tidak mendukung cookie Pastikan Javascript dan cookie diaktifkan di browser Anda dan Anda tidak memblokirnya. Beberapa teman bertanya, “Mbak, bagaimana eksekusi food combining untuk pemula?” Sebagian mengira, menerapkan food combinng harus plek ketiplek dengan contoh-contoh menu yang sudah banyak beredar, termasuk salah satunya saya tulis di blog juga Menu Food Combining Nooo … begini, contoh-contoh menu yang beredar tersebut dibuat hanya sekadar untuk mempermudah teman-teman pemula saja. Sedangkan eksekusinya dalam kehidupan teman-teman sehari-hari, sebenarnya bisa luwes asalkan tetap berpegang pada rules ataupun prinsip tertentu dalam food combining. Menurut saya justru rugi jika memahami food combining sekadar berhenti pada contoh menu tersebut. Jangan, ya. Karena kadang jika contoh menu tersebut di-adopt tanpa pemahaman yang cukup, justru berbahaya. Misalnya gimana? Contoh begini sarapannya udah benar, eksklusif buah. Tapi makannya terburu-buru. Apalagi makannya hanya sedikit, dibatasi jumlahnya karena takut gemuk. Akibatnya? Tubuh tekor energi, lemes lah akibatnya. Bisa ditebak, kemudian Food Combining menjadi kambing hitam. Naaaaa, bahaya. Iya khaaaaan? Beberapa hal di bawah ini penting banget diketahui sebelum meng-eksekusi food combining. Yang jelas, begini, kalau eksekusinya udah bener, hampir enggak mungkin food combining menyebabkan sesuatu yang sampai dinilai berbahaya, misal pingsan atau asam lambung gara-gara sarapan buah. Enggak bakal deh insyaallah. Kalau kejadian? Ya seringkali disebabkan eksekusi yang ternyata masih salah. Atau … bahkan karena kekhawatiran berlebihan yang akhirnya beneran kejadian. Percaya enggak percaya sih, terserah pembaca ya. Tapi beneran lo, kalau udah khawatir kebangetan bahwa jeruk nipis peras bisa bikin perut sakit, terkadang justru kejadian beneran. Irama Sirkadian dalam Food CombiningPrinsip Kombinasi Serasi dalam Food CombiningPrinsip Keseimbangan Asam Basa dalam Food CombiningCara Makan yang Turut Mendukung Keberhasilan Food CombiningMemahami Waktu Cerna dalam Food CombiningPenyusunan Menu Food Combining untuk Pemula Baca tulisan lainnya Irama Sirkadian dalam Food Combining Simpelnya bisa teman-teman lihat dalam infografis bikinan Bang Aldo, kawan saya berikut ini ya. Pentingnya Memahami Irama Sirkadian Infografis by Arnaldo Wenas Nah, apa yang diambil dari infografis di atas? Ya kalau lagi jam buang, jangan lah kasih tubuh substansi yang berat-berat buat dicerna. Lalu apa yang mudah cerna? Paling mudah ya buah-buahan segar. Buah segar memberi energi siap pakai buat tubuh. Trus biasanya muncul pertanyaan, emangnya kalau dicampur sayur, enggak boleh ya Mbak? Nah, ini sebenarnya bukan masalah boleh atau enggak boleh. Bagi sebagian teman FC-ers, sarapan emang mutlak cuma buah dan air putih. Tetapi ada juga yang menganggap, sayur segar pun tak apa-apa. Mbak wid termasuk yang mana? Saat ini saya termasuk yang luwes dengan tetap memprioritaskan buah. Sepanjang masih bisa banget saya usahakan, ya sarbu sarapan buah yaaaa … bukan sarapan bubur. Wkwkwk. Tapiiii …. saya enggak mengharamkan sarapan smoothies yang dicampur hijauan alias green smoothies dan saya merasa enggak ada masalah di perut dengan mencampur buah dan sayur. Tetap perlu diketahui, beberapa ahli menyarankan untuk yang perutnya sensitif, sangat disarankan sarapan berupa buah-buahan segar saja! Ini saya sangat setuju, kenapa? Tempo-tempo saat food combining saya kurang kencang dan perut saya mulai sedikit berulah, sarapan dengan mencampur buah dan sayur bakalan bikin perut saya makin enggak enak. Begitu … Apa lagi yang bisa dicermati dari ritme sirkadian? Stop makan! Tubuh kita tidak dirancang untuk 24 jam menggiling makanan. Jadi saat ritme udah masuk fase cerna, stop! Upayakan kita pergi tidur sudah dalam kondisi makanan tergiling. Maka 2 jam sebelum tidur atau sekurang-kurangnya pukul seyogianya sudah berhenti makan. Jadi bagusnya bobo nya pun kudu sebelum pukul 10, ya. Prinsip Kombinasi Serasi dalam Food Combining Nah, sekali lagi, untuk memudahkan mari kita nikmati infografis dari Bang Aldo once again, thankyou Aldo. Padu padan serasi bisa sontek di nomor 2, ya. Infografis by Arnaldo Wenas Jadi jelas banget kan ya kombinasinya? Mana yang oke, mana yang enggak. Jika teman-teman ingin tahu lebih detil tentang kenapa sih udu diatur kombinasi begini? Kindly Check Blogpost berikut ini, yaaa …Baca Juga Cara Sehat dan Langsing dengan Food Combining Prinsip Keseimbangan Asam Basa dalam Food Combining Mudahnya berfood combining, salah satunya karena kita enggak perlu menakar ataupun menimbang makanan. Bagian penting dari cara makan sehat ini yang terkait dengan seberapa banyak kita boleh makan adalah pertama komposisi, kedua sikap/cara makan. Nah, komposisi apa saja dan berapa banyak masing-masing unsur yang kita makan, dipengaruhi juga oleh prinsip keseimbangan asam basa. Jadi tubuh sehat yang kita inginkan akan cenderung berada pada pH netral. Sebagian besar makanan yang “enak-enak” seperti karbohidrat, protein, minyak, lemak umumnya bukan semua yaaa itu membentuk situasi asam. Sedangkan buah, sayur terutama yang mentah/segar adalah pembentuk basa dalam tubuh. Protein hewani, daging-dagingan terutama daging merah adalah pembentuk asam yang sangat penting. Itu kenapa jumlah konsumsinya biasanya sangat dibatasi. Dengan berpatokan pada hal-hal di atas, maka seyogianya kita makan pembentuk basa lebih banyak dari pada pembentuk asam. Ya kan? Lalu bagaimana dengan sikap atau cara makan? Mengapa ini justru turut mempengaruhi porsi makan kita? Wait … kita bahas dalam sub judul berikutnya, ya. Cara Makan yang Turut Mendukung Keberhasilan Food Combining Wow ternyata cara makan juga ngaruh ya? Iyaaaa dong. Bayangin bedanya kedua kondisi seperti ini Makan dalam kondisi tenang, duduk tegak, kunyah perlahan sampai lumat betul. Makan tidak disela pekerjaan lain, seperti nonton TV atau main hp sambil lalu, sambil nonton TV, ngunyah macam PKL dikejar satpolpp. Dari keduanya, mana yang cenderung bikin makan kita lebih banyak, pemirsa? Mana yang bikin perut kita nyaman, terisi hingga kenyang yang wajar dan tiada sensasi sebah atau justru kepenuhan? Nah, cara makan demikian itu yang disarankan. Tentang berapa gram akhirnya kita makan, itu TIDAK usah dirisaukan, ya. Jangan lupa, minum jus atau smoothie pun dianggap kaya makan, ya. Setidaknya dikunyah ringan sehingga tercampur dengan air liur, baru teguk. Minum jus bukan dengan langsung ditenggak glek …glek …glek. Karena sejatinya kita sedang makan, bukan minum. Memahami Waktu Cerna dalam Food Combining Setiap jenis makanan membutuhkan waktu cerna yang berbeda. Secara umum, buah-buahan memiliki waktu cerna tersingkat sedangkan daging terutama daging merah membutuhkan waktu paling lama untuk dicerna. Ada beberapa alasan mengapa kita perlu mengetahui waktu cerna ini. Alasan terpenting menurut saya adalah agar kita tidak sampai secara tidak sadar mengkonsumsi dua atau lebih jenis makanan yang ternyata tidak cocok kombinasinya. Emangnya bisa? Bisa aja! Suatu saat pernah ada teman baru yang curcol bahwa dia tidak mendapat manfaat sama sekali dari Food Combining. Supaya masalahnya jelas, saya minta dia menceritakan dengan detil apa saja yang dimakannya lengkap beserta jam makannya. Setelah dicermati ternyata dia salah besar dalam memahami food combining karena tidak memahami waktu cerna ini. Jadi di waktu makan siang, dia makan nasi, protein nabati dan sayuran. Oke, sampai di sini benar. Lalu di mana salahnya? Tak sampai satu jam kemudian dia ganyang tuh protein hewani karena katanya makan tanpa protein hewani kok rasanya belum makan. Yaaaa… pantes ajah. Bener sih, si protein hewani tak bersatu dalam satu piring dengan karbohidrat. Beda jam makan, tapi karena tak memperhatikan waktu cerna, ya akhirnya ketemu juga tuh di lambung. Jadi berapa lama setiap jenis makanan perlu dicerna? Menurut yang saya baca, jus dicerna hanya dalam 15-20 menit. Sedangkan buah-buahan dicerna dalam waktu sekitar 20 hingga 40-an menit. Semangka adalah buah yang paling cepat proses cernanya yakni hanya sekitar 20 menit. Sayuran berkadar air tinggi semisal timun, selada, tomat dalam keadaan mentah butuh waktu 30 menit untuk dicerna. Sedangkan sayuran hijau dalam keadaan matang bisa membutuhkan waktu 40 menit. Bebijian seperti beras merah butuh waktu sekitar 90 menit, seadngkan kacang-kacangan butuh waktu hingga 3 jam. Daging sapi 4 jam dan daging babi 5 jam waktu cerna. Jadi andai Anda makan siang dengan seporsi steak beserta sayuran tanpa karbo, dan sore ingin kudapan yang berupa buah ataupun karbohidrat, setidaknya tunggulah sekitar 4 jam dari jam makan siang Anda. Begitu deh, kira-kira contoh penerapannya. Penyusunan Menu Food Combining untuk Pemula Banyak banget yang nanya soal menu food combining, seperti yang saya ceritakan di atas. FC sangat beda lo dengan beberapa diet lain yang menunya udah semacam fix disetting sedemikan rupa. Justru bagi saya dan banyak kawan pelaku food combining lainnya, inilah hal paling menarik dari FC. Paling nyaman, kuasai dulu prinsip-prinsip seperti di atas, lalu kemudian susun menu sesuai ketersediaan bahan di lokasi teman-teman. Juga sesuaikan dengan kebiasaan memasak di rumah teman-teman. Tentu mungkin ada hal-hal yang perlu disesuaikan. Sebagai contohnya begini Di Jawa timur, salah satu masakan khasnya adalah rawon. Rawon biasa dibuat dari daging sandung lamur, disajikan bersama nasi putih, telur asin dan sambal dengan kecambah mentah. Nah, tentu enggak cocok ya dengan prinsip FC, tapi kita tetap bisa memasak rawon dengan sedikit modifikasi, contoh Buat rawon dengan isian berupa sayuran saja seperti terung, oyong/gambas, makan dengan nasi, sambal dan kecambah mentah. Atau …. Buat rawon dengan daging seperti biasa, berikan sayuran supaya daging tidak menjadi unsur dominan misal labu siam, atau sayuran seperti yang di atas, makan tanpa nasi. Wah… ternyata banyak juga yang perlu diketahui sebelum ber-food combining. Ya, untuk dapat menerapkan dengan benar memang sebaiknya dikuasai betul dahulu prinsipnya. Mari, yang mau coba food combining, silakan dikunyah dahulu tulisan ini ya. Silakan ditanyakan jika ada yang masih kurang jelas. Salam Baca tulisan lainnya Momblogger, penulis buku, pebisnis online, trainer dan pembicara publik. Tema-tema green, health, pola makan sehat, travelling, teknologi dan pendidikan adalah topik yang diminatinya. Pelatihan yang sudah dan sedang dilakukan adalah teknik penulisan artikel untuk blog, artikel untuk media massa, penulisan buku dan untuk review produk. Pelatihan lain yang juga diadakan adalah cara melangsing. Semua jenis pelatihan tersebut dikolaborasikan dengan buku. Informasi lengkap profil bisa dilihat di facebook , instagram saya atau Jakarta - Mengedepankan keserasian dalam asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh, penerapan food combining memang membutuhkan ketelitian dalam memilih menu. Sebab jika tidak diatur dengan baik justru akan menjadi bumerang bagi kesehatan diri sendiri. Lantas seperti apa contoh food combining dalam 24 jam?Disampaikan oleh Andang Widhawari Gunawan, ahli terapi nutrisi, Anda tak harus menghafal kimiawi makanan mana yang bisa membentuk sifat asam dan basa. Jika sudah serius menerapkan food combining, lambat laun Anda akan memahami dan bisa menerapkannya tanpa harus menghafal. Andang juga mengungkapkan bahwa food combining bisa fleksibel selama Anda dapat mengatur total asupan makanan dalam satu minggu, setidaknya terdiri dari 7 menu protein + sayuran, 7 menu zat pati + sayuran, dan 7 menu buah-buahan. Sehingga komposisi menu dasar dalam satu hari antara lain 1 menu protein + sayuran, 1 menu zat pati + sayuran, dan 1 menu buah-buahan. Dikutip dari bukunya yang berjudul 'Food Combining Kombinasi Makanan Serasi', Senin 23/12/2013, berikut contoh pola makan food combining dalam 24 jamBangun tidur1-2 gelas air putih campur air jeruk nipis/lemon dari 1 buah jeruk nipis/lemon, tanpa gulaMakan pagi terpanjang dari pagi sampai pukul 12 siangAneka buah potong atau jus buah segar tanpa gula setiap dua jam sekali atau jika merasa lapar saja. Buah tersebut tidak termasuk nangka, durian, alpukat, pisang, dan buah yang masih mentahMakan siang pukul 12 siang-Ayam garing + sup kacang merah + rujak, atau-Tim ikan + sayur rebus + salad mentimun, atau-Bistik daging + salad CaesarSelingan sore pukul 4 sore-1-2 buah pisang segar tidak digoreng atau dimasak dengan cara apapun, atau-Setangkup kacang-kacangan tidak digoreng, cukup disangrai saja, atau-3/4 gelas susu kedelai, susu almond, atau yogurt polos + 1 sendok teh maduMakan malam pukul 6 sore-7 malam-Nasi + balado terung + kangkung + lalap mentah + sambal, atau-Nasi + tahu/tempe + sayur asem + lalap + sambal, atau-Pastel kentang + salad*Catatan Menu siang dan malam bisa bertukar tempat"Banyak ahli gizi yang tidak setuju dengan food combining ini karena dianggap akan membuat seseorang menjadi kekurangan gizi. Padahal itu salah besar. Puncak penyerapan zat gizi itu terjadi saat kita tidur, bukan setelah kita makan," ujar saat makan siang pun akan tetap dikumpulkan dulu oleh tubuh dan malam saat kita tidur itu baru akan diproses secara keseluruhan. "Siang itu ada juga yang langsung diserap, tapi biasanya gula dulu. Yang manis-manis itu duluan diserap, yang lain-lainnya itu baru tengah malam," terang wanita yang merupakan lulusan Queensland Institute of Natural Science, Australia, ini. ajg/vta Istilah food combining semakin ramai dibicarakan. Pola makan ini digadang-gadang cara diet yang efektif dan menyehatkan. Lantas, seperti apa sebenarnya pola makan dalam food combining? Apakah cara ini benar-benar baik untuk kesehatan tubuh? Apa itu food combining? Food combining adalah pola makan yang bertujuan untuk membantu melancarkan pencernaan dengan mengkombinasikan dua atau lebih nutrisi makanan yang tepat. Hal ini didasari dengan teori bahwa sistem pencernaan akan mencerna jenis makanan yang berbeda dengan tingkatan dan waktu yang berbeda pula. Maka dari itu, Anda membutuhkan menu makan dengan kombinasi dari dua jenis nutrisi yang sesuai agar tidak menyebabkan efek yang negatif terhadap pencernaan. Meski baru terdengar belakangan ini, ternyata food combining sudah ditemukan sejak zaman kuno. Awalnya, pola makan ini dilakukan sebagai pengobatan Ayuverda di India untuk mengatasi gangguan pencernaan. Kemudian, pola makan ini kembali dikembangkan oleh dokter William Howard Hay pada tahun 1920-an dan dikenal dengan nama Hay Diet. Aturan pola makan food combining Setiap penggiat pola makan ini memiliki aturan yang berbeda-beda mengenai jenis makanan apa saja yang dikombinasikan. Namun secara umum, prinsip utama dari food combining adalah tidak mengkombinasikan karbohidrat dan protein, tidak menggabungkan karbohidrat dengan makanan yang asam, sayur dan buah tidak dikonsumsi pada saat bersamaan, protein tidak boleh digabungkan dengan protein lainnya, serta mengonsumsi produk susu dan buah hanya saat perut kosong. Sebagai contoh, food combining tidak menyarankan kombinasi daging dan kentang untuk dimakan secara bersamaan. Sebab, seperti yang sudah disebutkan, keduanya membutuhkan enzim dan waktu yang berbeda agar bisa dicerna tubuh. Kentang yang mengandung karbohidrat lebih cepat dicerna daripada daging berprotein yang membutuhkan waktu dan energi lebih banyak. Ini bisa menghambat saluran pencernaan sehingga akan menyebabkan gangguan pencernaan. Selain itu, protein membutuhkan kondisi asam agar bisa dicerna, sedangkan karbohidrat membutuhkan kondisi basa. Idealnya, kedua makanan tersebut membutuhkan tingkat keasaman pH perut yang berbeda agar bisa dicerna dengan baik. Perpaduan makanan yang dianjurkan yakni protein dan sayuran hijau atau karbohidrat dan sayur-sayuran yang rendah akan kandungan patinya. Kombinasi yang biasanya dipilih yakni daging-dagingan dan sayuran seperti jamur, brokoli, atau bayam. Pilihan lainnya, Anda juga bisa memadukan karbohidrat seperti kentang atau nasi dan sayuran hijau. Apakah pola makan ini benar-benar menyehatkan? Sekilas, mengombinasikan makanan yang tepat bisa menjadi cara yang baik untuk menjaga pola makan sehat. Meski demikian, belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan keunggulan pola makan ini bila dibandingkan dengan cara diet lainnya. Terutama bila Anda melakukannya dengan tujuan untuk menurunkan berat badan, food combining mungkin bukanlah cara yang efektif. Sejauh ini, baru satu penelitian yang menguji dampak prinsip food combining untuk berat badan turun. Penelitian tersebut membagi dua kelompok peserta, yakni kelompok program diet seimbang dan kelompok yang menjalani food combining. Memang, rata-rata peserta berhasil menurunkan berat badannya hingga 6 – 8 kilogram. Namun, tidak ada perbedaan yang signifikan di antara kedua cara diet. Bahkan, hasilnya bisa dibilang hampir serupa. Ditambah lagi, kerja sistem pencernaan manusia sangatlah kompleks. Terlepas dari kombinasi yang Anda konsumsi, saluran pencernaan akan tetap bekerja untuk menyerap semua makronutrien yang terkandung dalam makanan. Selain itu, Anda tak perlu khawatir dengan kadar pH makanan yang berbeda. Sebab, ketika makanan telah sampai di usus kecil, usus akan mengeluarkan enzim yang menetralkan keasaman makanan. Oleh karena itu, bila Anda ingin menerapkan pola makan yang sehat, sebaiknya lakukan program diet yang seimbang dengan menambahkan zat gizi seperti protein, karbohidrat, dan serat dalam satu piring. Bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan atau memiliki kondisi tertentu, Anda bisa berkonsultasi kepada dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan solusi yang tepat. dok. Thinkstock Jakarta - Jangan berpikir food combining itu sulit dilakukan. Anda bisa melakukannya di mana saja, termasuk di warteg sekalipun. Siap mencoba? Ini tipsnya untuk pemula. Tips dibuat berdasarkan perbincangan wolipop dengan pakar food combining Erikar Lebang di Tebet Green Mall, Jakarta Selatan, belum lama ini. Dalam bukunya 'Mitos dan Fakta Kesehatan', Erikar juga menuliskan cara makan, waktu makan dan apa saja yang bisa dimakan ketika menjalani food Mulailah dengan sarapan buah yang berserat, berair dan manisnya karena matang di pohon. Buah-buahan tersebut misalnya pepaya dan melon. Kenapa harus buah? Penjelasannya bisa dibaca di ingin mengonsumsi pisang dan mangga, sebaiknya tidak dimakan sebagai buah pertama yang dikonsumsi pada pagi hari. Setelah itu tidak akan menjadi masalah. Konsumsi buah secara repetitif antara pagi hingga jelang makan siang karena buah bersifat cepat mengenyangkan dan cepat membuat lapar. Buah yang dikonsumsi sebaiknya bervariasi. Namun hindari buah beralkohol seperti durian, nangka dan cempedak karena tidak sesuai dengan kriteria buah baik santap di pagi hari. 3. Sayuran mentah bisa jadi pengganti buah bila Anda tidak bisa mendapatkan buah. Kenapa mentah? Ketika sayuran dimasak, kandungan pentingnya magnesium hingga kalsium sangat mudah rusak. Melalui proses olah yang panjang dipanaskan terlalu lama, sayuran berubah menjadi makanan tidak berenzim ketika Saat makan siang dan malam, sesuai aturan food combining, kombinasi yang paling serasi adalah mengonsumsi protein hewani dan sayur. Sekali lagi sayuran yang dikonsumsi sebaiknya bukan dalam kondisi yang sudah diproses misalnya dipanaskan terlalu lama. Kenapa yang paling serasi protein hewani dan sayur? Anda bisa membaca penjelasannya di sini. 5. Usahakan makan malam sebelum pukul Setelah pukul hingga pagi, tubuh sesuai ritme sirkadian sudah masuk dalam tahap memproses makanan yang telah dimakan. Pada tahap ini, tubuh butuh energi yang besar. Itulah sebabnya di waktu tersebut menjadi waktu tersebut. 6. Sayuran dan buah segar berkualitas sangat disarankan untuk dikonsumsi. "Organik adalah pilihan utama," jelas Erikar. Namun jika Anda sulit mendapatkan buah dan sayur organik, pastikan mencuci bersih semuanya sebelum dikonsumsi. Gunakan air yang mengalir deras saat mencuci buah dan sayur. "Bisa juga mencuci pakai cuka apel. Rendam dalam baskom kecil, tetesin tiga tetes cuka apel. Biasanya airnya akan berubah warna," saran Erikar yang juga dikenal sebagai instruktur yoga lainnya, Anda juga bisa menggunakan cairan sabun khusus sayur dan buah yang banyak dijual di toko kesehatan. Menurut Erikar ada juga yang menyarankan mencuci dengan air Saat menjalani food combining, Anda tidak harus menjalankannya selama seminggu penuh. Anda bisa tetap memiliki hari untuk membolos. Hari membolos ini sebaiknya jangan dijadwalkan khusus di hari Sabtu dan Minggu. "Kalau sudah tahu hari biasa kacau-balau, Sabtu-Minggu jangan kacau-balau juga," ujar Erikar. eny/kik

diet food combining untuk pemula