cara menanam selada air dari batang
Inilah6 jenis tanaman yang cocok ditanam dalam dapur yang dirangkum dari (2/10/2020). Selada air; Anda bisa menanam selada air dalam pot yang diletakkan di dapur. Ketika Anda membutuhkan selada air untuk sayuran ataupun lalapan, Anda hanya butuh untuk memotong sedikit daun selada air dan dibersihkan. Seledri
Tag cara menanam selada air dengan batang. Peluang Bisnis, Cara Budidaya Selada Yang Menguntungkan. By hasbimutsani Posted on 22/03/2019 22/03/2019. Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal Bagi Pemula dan Perawatannya Hingga Panen; Cara Budidaya Udang Vaname Tradisional, Analisa, Teknik Hingga Panen Melimpah
Waktusore terbaik kira-kira jam 4 sore. Ini penting agar tanaman tidak terbakar dan tanaman masih punya waktu menyerap air sebelum malam tiba. Namun, kebiasaan menunda penyiraman tanaman di pagi hari tidak boleh terulang terus. Ada baiknya mengupayakan penyiraman di waktu pagi agar pertumbuhan tanaman optimal.
Berikanlarutan nutrisi hidroponik dengan dosis rendah. Selada yang baru ditanam diletakkan pada tempat yang teduh selama 2 sampai 3 hari supaya menyesuaikan diri dahulu. Setelah itu kenakan dengan cahaya matahari secara bertahap. Bila cuaca sangat panas, letakkan tumbuhan selada hidroponik di dasar naungan paranet.
Paprika Mirip dengan tomat, tanaman yang satu ini membutuhkan suhu yang cukup hangat agar bisa tumbuh dengan subur. Secara garis besar, cara menanam dan perawatannya pun tidak berbeda jauh. Namun karena memiliki batang yang cukup tinggi, biasanya paprika membutuhkan tiang penyangga agar bisa tetap tumbuh lurus.
Les Site De Rencontre Gratuit Au Canada. Selada air merupakan tumbuhan aquatik yang mempunyai siklus pertumbuhan yang cepat. Ciri dari selada air ini adalah berdaun lonjong dan berwarna hijau menyala dan mempunyai bentuk bunga yang kecil dan berwarna selada air biasa dilakukan dengan 2 cara yaitu bijiPenanaman dengan biji caranya adalah dengan melakukan pembenihan terlebih dahulu sampai tinggi bibit 6 – 8 cm, baru setelah itu dipindahkan ke Penanaman stekMenggunakan tanaman selada air sepanjang 15 – 20 cm dengan jarak tanam pada teras adalah 15 cm x 15 cm. Tindall, 1983Proses Pertumbuhan pada Selada Air Tahap Awal PertumbuhanSaat air masuk ke dalam biji, enzim-enzim mulai aktif sehingga menghasilkan berbagai reaksi kimia. Kerja enzim ini antara lain, mengaktifkan metabolisme di dalam biji dengan mensintesis cadangan makanan sebagai persediaan cadangan makanan pada saat perkecambahan berlangsung yang dipakai untuk adalah munculnya plantula tanaman kecil dari dalam biji yang merupakan hasil pertumbuhan dan perkembangan embrio. Pada perkembangan embrio saat berkecambah, bagian plumula tumbuh dan berkembang menjadi bagian bagian batang, sedangkan radikula menjadi Pertumbuhan PrimerSetelah fase perkecambahan, diikuti pertumbuhan tiga sistem jaringan meristem primer yang terletak di akar dan batang. Pada fase ini tumbuhan membentuk akar, batang, dan daun. Tiga sistem jaringan primer yang terbentuk sebagai yaitu lapisan terluar yang akan membentuk jaringan dasar yang akan berkembang menjadi jaringan dasar yang mengisi lapisan korteks pada akar di antara style dan yaitu lapisan dalam yang akan berkembang menjadi silinder pusat, yaitu floem dan primer pada akarAkar muda yang keluar dari biji segera masuk ke dalam tanah, selanjutnya membentuk sistem perakaran tanaman. Pada ujung akar yang masih muda, terdapat empat daerah pertumbuhan sebagai Tudung akar kaliptraTudung akar atau kaliptra berfungsi sebagai pelindung terhadap benturan fisik ujung akar terhadap tanah sekitar pertumbuhan. Fungsi lain ujung akar, yaitu memudahkan akar menembus tanah karena tudung akar dilengkapi dengan sekresi cairan MeristemMeristem merupakan bagian dari ujung akar yang selnya senantiasa mengadakan pembelahan secara mitosis. Meristem ini terletak di belakang tudung akar. Pada tumbuhan dikotil, sel-sel tudung akar yang rusak akan digantikan oleh sel-sel baru yang dihasilkan oleh sel-sel me-ristem primer dari perkembangan sel-sel meristem Daerah pemanjangan selDaerah pemanjangan sel terletak di belakang daerah meristem. Sel-sel hasil pembelahan meristem tumbuh dan berkembang memanjang pada daerah ini. Aktivitas pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan memanjang dari sel mengakibatkan pembelahan sel di daerah ini menjadi lebih lambat dari bagian lain. Pemanjangan sel tersebut berperan penting untuk membantu daya tekan akar dan proses pertumbuhan memanjang Daerah diferensiasiPada daerah ini, sel-sel hasil pembelahan dan pemanjangan akan mengelompok se-suai dengan kesamaan struktur. Sel-sel yang memiliki kesamaan struktur, kemudian akan memperoleh tugas membentuk jaringan Pertumbuhan Primer pada BatangPertumbuhan dan perkembangan primer pada batang meliputi daerah pertumbuhan titik tumbuh, daerah pemanjangan, dan daerah diferensiasi. Meristem apikal pada batang dibentuk oleh sel-sel yang senantiasa membelah pada ujung tunas yang biasa disebut dalam kuncup, ruas batang dan tonjolan daun kecil primordia memiliki jarak sangat pendek karena jarak internodus antarruas sangat pendek. Pertumbuhan, pembelahan, dan pemanjangan sel terjadi di dalam Pertumbuhan SekunderSetelah meristem primer membentuk jaringan permanen, kemudian meristem sekunder mengalami pertumbuhan sekunder. Pertumbuhan sekunder hanya terjadi pada tumbuhan dikotil, yaitu pembentukan kambium yang terbentuk dari parenkim atau Lingkaran tahun pada batang dikotilUntuk masa panen tanaman selada sekitar 2-3 bulan, cara pemanenan selada ada yang dipotong pada pangkal batang atau dicabut hingga akar.
Ringkasan Panduan Menanam SeladaSingkat kata, kita mulai menabur di dalam ruangan dan mentransplantasikan di ladang atau rumah kaca, di sebagian besar wilayah setelah embun beku pertama. Untuk penanaman 1 hektar, kita membutuhkan 28-31 ons. 800-900 gram benih. Kita tabur benih di persemaian/pot pada kedalaman 0,17 inci 0,4-0,5cm dan menempatkannya di ruangan dengan banyak sinar matahari. Kita jaga tanah tetap lembab. Penting untuk menjaga tanah yang lembab, tetapi jangan mengairi secara berlebihan, karena benih kita mungkin akan membusuk dan tidak akan berkecambah. Beberapa produsen mengeraskan bibit muda sebelum menanamnya di lapangan. Kita transplantasikan selada di lapangan setelah embun beku terakhir. Kita pilih area dengan tanah yang berdrainase bagus, bebas dari batu dan akar. Beberapa produsen juga menabur benih selada langsung di ladang, tetapi metode ini tidak dianjurkan untuk suhu tanah yang tinggi. Benih selada diprogram secara genetik untuk tidak aktif di atas suhu selada lebih menyukai banyak sinar matahari dan tumbuh subur di tanah yang kaya akan nitrogen dan humus. Dalam kebanyakan kasus, kita tanam selada meninggalkan jarak 8-12 inci 20-30cm antara tanaman dan 20-23 inci 50-60cm. Di antara baris. Di lahan seluas 1 hektar meter persegi, kita transplantasikan sekitar tanaman. Kita harus sering mengairi. Tiga minggu setelah tanam, kita dapat menambahkan pupuk yang dapat mendorong perkembangan tanaman, meskipun selada jelas bukan pemakan berat tanyakan pada ahli agronomi berlisensi setempat. Namun, selada adalah tanaman yang banyak diminati dalam hal perhatian dan waktu petani. Banyak petani memantau tanamannya setiap hari, memeriksa kelembaban tanah, hama, penyakit, dan kesehatan tanaman secara umum. Dalam kebanyakan kasus, kita panen 60-90 hari setelah tanam, tergantung pada varietas. Lebih baik memotong selada di pagi hari. Hasil rata-rata adalah 20-40 ton per Tanah SeladaSelada adalah tanaman yang tumbuh subur di tanah yang kaya nutrisi dan berdrainase baik. Sangat penting untuk melakukan persiapan lahan yang tepat sebelum menabur benih atau memindahkan bibit muda. Petani yang berpengalaman melaporkan bahwa sangat membantu untuk mengolah tanah dan menggunakan kompos atau pupuk kandang yang busuk dengan normal satu minggu sebelum tanam atau penyemaian langsung. Dalam kebanyakan kasus, selada lebih menyukai tanah subur dengan pH berkisar antara 6 hingga 6,8. Untuk memiliki tanaman yang tumbuh subur dan hasil panen yang baik, petani lebih memilih untuk menjaga tanah tetap lembab. Para penanam harus melakukan analisa tanah sebelum menanam. Dianjurkan untuk berkonsultasi dengan ahli agronomi berlisensi setempat untuk membentuk rencana persiapan lahan yang Air SeladaTanaman selada memiliki sistem akar yang dangkal. Mereka biasanya lebih suka sesi irigasi yang lebih kecil tetapi lebih sering. Selama bulan-bulan musim panas, kita mungkin perlu mengairi tanaman selada setiap hari dan mungkin menaungi mereka. Jika kita tidak mengairi tanaman secara teratur selama musim yang panas, tanaman selada akan menderita kepanasan dan bolting dapat menjadi masalah tanaman mulai membuat benih. Akibatnya, daun selada menjadi pahit. Bolting umumnya tidak dapat dikembalikan dan tanaman itu tidak dapat dipasarkan. Sebagian besar petani menggunakan sprinkler atau sistem irigasi tetes. Untuk menjaga tanah tetap lembab, petani dapat menggunakan lapisan mulsa yang tipis ke tanah tanyakan pada ahli agronomi berlisensi setempat. Penyimpangan tiba-tiba dalam kelembaban tanah akan menurunkan pertumbuhan disarankan untuk menyirami tanaman selada lebih awal di pagi hari atau sore hari. Sangat penting untuk menghindari penyiraman berlebihan yang dapat menyebabkan wabah penyakit dan pembusukan akar. Menjaga kelembapan tanah adalah kunci untuk menumbuhkan selada yang Selada dan Jarak Tanam – Tingkat pembibitan dan Jarak PenanamanSecara umum, tanaman selada membutuhkan cuaca dingin untuk berkembang. Kita harus fokus pada penanaman benih di rentang waktu yang sesuai, tergantung kapan kita ingin pada varietasnya, selada dapat tumbuh pada suhu antara 45 hingga 64°F 7-18°C. Dalam keadaan tertentu dan penanganan khusus misalnya naungan, selada dapat tumbuh bahkan pada suhu 84°C 29°C. Ketika kita memutuskan untuk menanam selada di musim semi atau musim gugur, lokasi yang sempurna adalah area yang cerah. Sebaliknya, ketika kita memutuskan untuk menanam di akhir musim panas, selada membutuhkan perlindungan yang cukup dari sinar matahari. Ini dapat disediakan oleh naungan. Ketika cuaca mulai menjadi lebih dingin, kita dapat melepas naungan dan membiarkan tanaman muda menerima sinar matahari yang mereka dapat menyemai langsung tanaman kita atau memindahkannya. Dalam penaburan langsung, kita tanam benih selada di baris, di kedalaman ¼ inci 0,6cm. Selanjutnya, kita bisa menabur dengan menyebarkan benih untuk penanaman baris lebar. Dalam kebanyakan kasus, petani yang berpengalaman mengklaim bahwa embun beku musim semi dan sengatan panas musim panas melukai tanaman mereka. Untuk menghindari itu, mereka biasanya mulai menanam tanaman mereka di dalam ruangan. Para petani biasanya mulai menyemai di dalam ruangan sebelum embun beku dimulai. Dua minggu setelah embun beku, mereka dapat memindahkannya di luar. Tanaman selada ditransplantasikan dengan tanah yang masih terpasang. Petani dapat mengikuti langkah yang sama terhadap musim panas yang menyengat. Selama musim panas yang menyengat, mereka menanam benih selada di dalam ruangan. Kemudian, ketika cuaca menjadi lebih dingin, mereka biasanya memindahkannya ke mencapai pertumbuhan yang baik dan memaksimalkan hasil panen mereka, petani dapat mempertimbangkan faktor-faktor berikut. Tingkat Pembibitan 800-1000gr 28 hingga 35 ons benih per hektar Jumlah tanaman per hektar tanaman 1 hektar = 2,47 ekar = meter persegi Jarak antar baris 11-23 inci 27-60cm dan jarak antar tanaman di baris adalah 7-12 inci 18-30cm Benih selada berukuran kecil dan membutuhkan kedalaman ¼ inci 0,6cm Kita bisa menggunakan pengurangan setelah benih berkecambah. Kita dapat terus mengurangi sampai ada ruang yang cukup di antara kepala selada. Pola umum menyisakan setidaknya 7 inci 18cm antara masing-masing tanaman, tetapi ini juga tergantung pada varietas. Petani dapat menyemai tanaman lain di antara barisan selada tumpangsari. Barisan bawang putih dapat membantu mengendalikan kutu, sementara jagung manis atau kacang polong dapat memberikan keteduhan alami. Petani dapat berkonsultasi dengan ahli agronomi berlisensi setempat untuk menjadwalkan rencana pertumbuhan yang Pupuk SeladaSangat penting untuk melakukan analisa tanah sebelum pemberian pupuk. Tidak ada dua ladang yang sama dan tidak seorang pun dapat memberi saran tentang kebutuhan pupuk tanpa mengetahui riwayat tanaman anda dan hasil analisa tanah anda. Secara umum, selada mencapai kematangan dengan cepat, sehingga banyak petani membuat hanya satu pemberian pupuk sekitar 20 hari setelah tanam. Dalam kasus lain, tanaman selada dibuat sebagai tanaman rotasi antara pemakan berat misalnya brokoli, jadi dalam hal ini, mereka mungkin tidak menggunakan pupuk sama sekali. Namun, metode ini mungkin melibatkan masalah dengan umum, pemberian pupuk sering terjadi tiga minggu setelah tanaman ditransplantasikan ke posisi akhir mereka. Dalam banyak varietas, petani membiarkan selada tumbuh tinggi sebelum mereka menggunakan pupuk apa pun. Banyak petani menggunakan pupuk yang seimbang, terdiri dari nutrisi penting, seperti nitrogen N, kalium K dan fosforus P, biasanya dalam bentuk granul. Petani yang berpengalaman mengklaim bahwa pupuk granul dapat diterapkan dalam bentuk campuran 10-10-10 N-P-K atau 5-5-5 N-P-K. Kita dapat memberikan granul ke tanah di sekitar tanaman selada. Sangat penting untuk granul tidak bersentuhan dengan tanaman muda, karena ada risiko membakar tanaman. Setelah menggunakan pupuk, irigasi biasanya kasus lain, petani lebih suka menggunakan fertigasi injeksi pupuk yang larut dalam air dalam sistem irigasi tetes. Disarankan agar kita mengikuti instruksi pabrik sebelum kita menyuntikkan pupuk yang larut dalam beberapa petani menerapkan KNO3 pada tingkat 200kg per hektar sekitar 35 hari setelah pemindahan 1 hektar = 2,47 ekar = meter persegi dan 1 ton = 1000kg = 2200 pon.Petani organik dapat menggunakan pupuk kandang yang busuk dan membajak tanah dua minggu sebelum menanam. Pupuk kandang organik membantu mengendalikan gulma dan menjaga kelembaban ini hanya pola umum yang tidak boleh diikuti tanpa melakukan riset sendiri. Setiap ladang itu berbeda dan memiliki kebutuhan yang berbeda. Anda dapat meminta saran dari ahli agronomi berlisensi setelah melakukan analisis dan Penyakit SeladaKita perlu mengetahui musuh tanaman kita dan membentuk pendekatan yang ramah lingkungan untuk mengatasi mereka. Kita dapat berkonsultasi dengan profesional berlisensi setempat untuk mengendalikan hama dan penyakit selada dengan benar. Hama dan penyakit selada yang paling umum tercantum di bawah Kutu Daun. Mereka adalah salah satu musuh sayuran daun yang paling umum. Kutu dewasa dan nimfa memakan sari tanaman dan juga menyerang batang, bunga, dan daun. Siput. Siput suka mengunyah daun selada, sesuatu yang mengakibatkan lubang besar dan produk yang tidak dapat dipasarkan. Jika mereka dibiarkan bereproduksi dengan bebas, mereka dapat menghancurkan seluruh tanaman dalam waktu Kapang Putih. Ini adalah penyakit jamur, juga dikenal sebagai sclerotenia. Ini mempengaruhi sejumlah besar spesies tanaman, termasuk selada. Kita dapat mengidentifikasinya dengan melihat batangnya. Batang tampak berubah warna dan layu. Busuk Batang. Ini adalah penyakit jamur yang kebanyakan menyerang tanaman dewasa. Ini disebabkan oleh Rhizoctonia solani. Bulai. Ini adalah penyakit yang disebabkan oleh Bremia lactucae, menyebabkan bintik-bintik nekrotik kuning pada daun yang lebih Hama dan PenyakitCara terbaik untuk mengendalikan hama dan penyakit ialah pencegahan daripada intervensi. Para petani selada harus mempertimbangkan langkah-langkah berikut. Penggunaan benih dan bibit bersertifikat perlu dilakukan. Penggunaan varietas tahan penyakit dapat mencegah wabah penyakit. Mendorong musuh hama alami seperti kepik dapat membantu dalam beberapa kasus. Tanyakan ahli agronomi berlisensi setempat. Penutup baris sering digunakan untuk melindungi tanaman selada dari serangan hama. Jaring dapat melindungi tanaman kita dari berbagai hama. Hindari pemberian pupuk secara berlebihan. Metode pengendalian gulma dan rotasi tanaman dapat digunakan melawan beberapa penyakit. Langkah-langkah pengendalian dengan bahan kimia diizinkan hanya setelah berkonsultasi dengan ahli agronomi berlisensi Selada Sebagai aturan umum, penyemaian selada hingga panen bisa memakan waktu 65 hingga 130 hari tergantung varietasnya. Dalam kebanyakan kasus, selada dapat dipanen antara 30 dan 70 hari setelah tanam. Waktu yang tepat untuk memanen tanaman kita tidak hanya bergantung pada varietas yang berbeda tetapi juga pada kondisi lokal cuaca, jarak tanam, bobot yang digemari pasar, pemupukan, dll..Hal-hal penting tentang Pemanenan Selada Dianjurkan untuk menghindari panen tanaman yang terlalu matang. Daunnya memiliki rasa pahit, sehingga lebih disukai untuk memanennya ketika mereka masih muda, tepat sebelum kemasakan. Daun selada dapat dipanen dengan membuang daun luarnya. Karena itu, daun bagian dalam dekat dengan bagian tengah tanaman dapat terus tumbuh. Kita harus secara teratur memeriksa ladang kita mencari tanaman yang siap panen. Waktu ideal untuk memanen selada adalah pagi-pagi sekali sebelum matahari terbit. Menurut beberapa petani selada, waktu hari ini sangat sempurna, karena tanaman selada tidak terkena sinar matahari yang intens. Setelah panen, petani menyimpan selada di tempat yang dingin tetapi tidak Selada per HektarHasil rata-rata selada per hektar adalah 20-40 ton. Perlu diingat bahwa 1 ton = 1000kg = 2200 pon dan 1 hektar = 2,47 ekar = meter persegi. Petani selada berpengalaman di daerah dengan iklim yang baik dapat memanen 20-40 ton per hektar dikalikan dengan 2-4 tanaman setahun. Tentu saja, hasil tinggi tersebut dapat dicapai oleh petani yang berpengalaman setelah beberapa tahun anda memiliki pengalaman dalam menanam selada? Silakan bagikan pengalaman, metode, dan praktik anda pada komentar di bawah. Semua konten yang anda tambahkan akan segera ditinjau oleh ahli agronomi kami. Setelah disetujui, konten akan ditambahkan ke dan itu akan mempengaruhi secara positif ribuan petani baru dan berpengalaman di seluruh Fakta Menarik tentang Selada yang Mungkin anda Abaikan12 Manfaat Kesehatan Luar Biasa dari Memakan SeladaWiki Tanaman Selada. Info & PenggunaanCara Menanam Selada – Panduan Menanam Lengkap mulai dari Pembibitan hingga Pemanenan
Unduh PDF Unduh PDF Manakah yang lebih Anda sukai, selada keriting atau selada bokor? Varietas apa pun yang Anda sukai, selada merupakan tanaman yang kuat dan bisa tumbuh subur di hampir semua tempat. Mulailah dengan menanam biji di dalam ruangan, lalu tanam bibitnya sebelum embun beku frost pertama tiba jika Anda tinggal di negara dengan 4 musim. Apabila beruntung, Anda bisa membuat salad menggunakan selada hasil panen sendiri. Baca terus artikel ini untuk mengetahui cara menanam selada. 1 Pilih varietas selada bokor jika ingin menanam di dalam ruangan. Selada bokor memerlukan waktu pematangan yang lebih lama. Apabila Anda memulainya dengan menanam biji di dalam ruangan, tanaman akan mendapatkan manfaat karena ditanam secara lebih awal sehingga memiliki musim tanam yang lebih lama. Selada bokor yang terkenal adalah jenis romaine dan iceberg. Melompatlah ke langkah ini apabila Anda ingin menanam selada keriting. Apabila Anda menanamnya di akhir musim semi atau musim panas jika tinggal di negara dengan 4 musim, mungkin Anda harus memilih varietas yang tahan panas, misalnya Jericho. Ini sangat penting apabila Anda tinggal di daerah dengan iklim yang panas. 2 Siapkan wadah persemaian. Anda bisa menanam biji selada di wadah persemaian buatan pabrik atau buatan sendiri dari karton wadah telur, kotak, atau kertas koran. Isi wadah persemaian dengan media tanam tanpa tanah hingga menyisakan sekitar 1 cm dari tepi atas wadah. Basahi media tanam sebagai persiapan untuk menanam biji. Biji telah mengandung nutrisi yang diperlukan untuk berkecambah sehingga Anda bisa menanamnya di media tanpa tanah. Media tanam untuk persemaian ini bisa dibeli di toko atau dibuat sendiri dengan mencampur vermikulit, perlit, dan sphagnum moss dengan perbandingan yang sama. Setelah bertunas, benih selada akan dipindahkan ke tanah sehingga Anda tidak perlu menggunakan wadah persemaian yang indah untuk keperluan ini. 3Tanam biji selada sekitar 4-6 minggu sebelum embun beku musim semi terakhir di negara dengan 4 musim. Dengan cara ini, benih selada memiliki waktu untuk bertunas dan berkecambah sehingga Anda bisa menanamnya di luar rumah di dalam tanah yang belum mengeras. Sebarkan biji selada secara merata di wadah persemaian. Gunakan jari tangan untuk menekan biji selada ke dalam media tanam. 4 Berikan banyak sinar matahari dan air pada benih. Tempatkan wadah persemaian di jendela yang terkena sinar matahari dan jagalah agar media tanamnya selalu lembap. Benih selada mungkin tidak akan bisa tumbuh jika media tanamnya mengering. Anda dapat menutupi wadah persemaian dengan beberapa lembar kertas koran di minggu pertama atau lebih hingga bijinya berkecambah. Jagalah agar kertas koran tetap lembap, dan singkirkan kertas koran jika biji sudah bertunas. Jangan menyirami benih secara berlebihan. Media tanam yang tergenang air bisa membuat biji selada tidak tumbuh. 5 Pindahkan bibit ke kebun. Di negara dengan 4 musim, saat paling awal untuk memindahkan bibit adalah 2 minggu sebelum embun beku musim semi terakhir. Buatlah banyak lubang dengan jarak sekitar 40 cm, dengan kedalaman yang cukup untuk menanam bola akar bibit selada. Keluarkan bibit selada dari wadah persemaian, lalu masukkan ke dalam lubang tanam. Tepuk tanah di sekitar batang selada secara hati-hati agar bibitnya bisa berdiri dengan tegak. Tanam bibit selada dengan kedalaman yang sama seperti ketika di dalam wadah persemaian. Siram bibit selada secara menyeluruh.[1] Untuk mendapatkan hasil terbaik, terlebih dahulu "keraskan" bibit selada dengan menempatkan wadah persemaian di luar ruangan yang terlindung di sebagian waktu. Lakukan ini selama 2 atau 3 hari, dengan menambah waktunya setiap hari.[2] Anda bisa membiarkan bibit selada terus tumbuh di dalam ruangan, dan memindahkannya ke luar ruangan saat musim tanam tiba. Pilih varietas selada yang tahan panas jika ingin menanamnya di musim panas. Gunakan gembor atau slang dengan nozel semprot diffuser bisa menyebar dengan lembut untuk menyirami kebun selada. Jangan menyiraminya secara berlebihan, pastikan Anda hanya sekadar membuat tanahnya menjadi lembap. 6Pupuk selada sekitar 3 minggu setelah tanam. Gunakan tepung alfalfa atau pupuk lepas lambat slow release yang banyak mengandung nitrogen. Ini membuat selada tumbuh dengan kuat dan cepat. 7 Potong daun selada dewasa. Jika daunnya sudah cukup dewasa untuk disantap menyerupai daun yang dipajang di penjual sayuran, gunakan gunting atau pisau untuk memotongnya. Beberapa minggu kemudian, ketika tanaman telah dewasa, Anda harus membongkar seluruh bagian tanaman dari dalam tanah. Selada pada akhirnya akan membusuk jika dibiarkan. Panen daunnya di pagi hari. Daun selada akan menjadi renyah di malam hari, dan akan mempertahankannya hingga pagi hari. Lihatlah Cara Memanen Selada Romaine jika ingin memanen selada jenis ini. Selada mulai "menggulung" dalam kondisi panas pada akhir musim tanam. Tanaman akan mulai memproduksi biji dan rasanya menjadi pahit. Cegah hal ini terjadi dengan memetik bagian tengah tanaman. Jika selada sudah menggulung, cabut saja tanamannya. 8Simpan selada yang Anda panen di kulkas. Jika tidak ingin langsung menyantapnya, Anda dapat menyimpannya. Jika Anda memasukkannya ke dalam kantong plastik bersama beberapa lembar tisu, selada bisa disimpan hingga 10 hari. Iklan 1 Pilih selada keriting yang tahan ditanam di luar ruangan. Kultivar selada keriting memiliki warna yang cerah dengan daun yang kaya nutrisi, yang sering kali dijual dalam bentuk "bahan campuran sayuran". Selada ini tahan terhadap suhu yang panas dan mempunyai usia tanam yang lebih pendek daripada varietas lain sehingga pada umumnya langsung ditanam di kebun. Selada bokor biasanya ditanam di dalam ruangan. Cuaca yang panas akan memicu selada untuk "menggulung", membuat daunnya berhenti tumbuh, dan membentuk rasa pahit. Jika cuaca sedang panas, tanam selada sesegera mungkin atau pilih varietas yang tahan panas. 2 Siapkan bedeng untuk penanaman. Anda harus menanam selada langsung setelah tanahnya disiapkan. Pilih area kebun yang mempunyai drainase baik dan mendapatkan banyak sinar matahari. Gunakan cangkul atau sekop untuk menggemburkan tanah dan menyingkirkan bebatuan, ranting, dan akar yang ada di lahan tersebut. Meskipun kuat, selada tidak bisa tumbuh dengan baik pada beberapa kondisi tertentu. Pastikan tanah kebun mengandung banyak nitrogen dan tidak terlalu basah. Pastikan juga bahwa tanahnya kaya dengan humus. Berkonsultasilah dengan petugas penyuluh pertanian untuk mengetahui cara menyuburkan tanah di daerah Anda agar bisa ditanami selada. 3Pupuk bedeng kebun Anda. Campurkan kompos atau pupuk seimbang ke dalam bedeng minimal 1 minggu sebelum tanam. Walaupun opsional, Anda juga bisa memberikan pupuk tinggi nitrogen pada tanaman setelah kira-kira 3 minggu, ketika daunnya sudah selebar 10 cm.[3] 4 Taburkan bijinya. Selada merupakan tanaman yang tahan dingin sehingga Anda bisa langsung menanamnya di lahan kira-kira 2 minggu sebelum embun beku musim semi terakhir di negara dengan 4 musim, atau maksimal 6 minggu sebelumnya apabila Anda memasang rangka atau penutup pelindung dingin.[4] Sebarkan biji selada pada tanah yang telah diolah, lalu tutupi dengan tanah setebal kira-kira 1 cm. Satu kemasan biji biasanya bisa disebar pada lahan seluas 30 meter. Sirami bedeng penanaman secara menyeluruh setelah Anda menaburkan biji selada. Tanam selada secara bertahap setiap 1 atau 2 minggu sekali agar Anda bisa memanennya di sepanjang musim. Ingat, kebanyakan selada tidak bisa tumbuh dengan baik pada suhu yang panas sehingga waktu penanaman yang tepat tergantung pada iklim dan jenis kultivar selada yang Anda tanam. Untuk mendapatkan hasil terbaik, pilih selada yang tahan panas atau tanam di lokasi yang teduh.[5] 5Siram selada secara teratur. Apabila daunnya terlihat layu, Anda harus menyiraminya. Semprot selada dengan sedikit air setiap hari, dan lakukan penyiraman jika daunnya terlihat layu. 6 Panen daun yang telah dewasa. Ketika memanen selada keriting, gunakan pisau atau gunting untuk mengambil daun dewasa tanpa merusak tanamannya. Anda bisa mulai melakukannya jika daun selada telah mencapai ukuran seperti yang dijual di pasar. Panen seluruh bagian tanaman jika umurnya sudah beberapa minggu. Jika tidak, tanaman akan berubah pahit dan mulai memproduksi biji. Untuk mendapatkan kerenyahan daun yang maksimal, panen selada di pagi hari. Anda bisa memperlama masa panen dengan memetik bagian tengah tanaman. Selada bisa bertahan hingga 10 hari jika disimpan di dalam kulkas. Namun, terlebih dahulu Anda harus memasukkannya ke dalam kantong plastik bersama beberapa lembar tisu. Iklan Agar Anda bisa menikmati selada secara terus-menerus, tanam satu baris selada baru setiap minggu. Melangkahlah selalu di sekitar area penanaman, terutama apabila Anda menggunakan bedeng tanah. Selada memerlukan tanah yang gembur dan areasi yang baik. Jika area penanaman sering diinjak, tanahnya akan memadat sehingga pertumbuhan tanaman akan terganggu. Anda juga bisa menempatkan label di tempat penanaman selada, yang bertuliskan waktu penanamannya. Untuk mendapatkan variasi yang menarik, campur beberapa jenis dan warna biji selada dalam sebuah wadah, kemudian sebarkan secara merata. Ini akan menghasilkan selada campuran yang bisa dipanen paling cepat 4 minggu sesudah tanam untuk dijadikan salad yang lembut dan menarik. Apabila Anda menanam selada sepanjang lebih dari 30 meter secara lurus dalam satu waktu, metode ini bisa sulit dilakukan dan tidak efisien. Untuk skala besar, mungkin sebaiknya Anda membeli mesin penabur benih agar Anda bisa menjalankan semua langkah di artikel ini dalam waktu yang lebih singkat dan tanpa mengeluarkan banyak tenaga. Untuk memudahkan Anda dalam menangani dan menanam biji, pilih biji selada yang sudah dalam bentuk pelet bijinya telah dilapisi dengan tanah liat. Jika tinggal di area yang dingin, Anda dapat menanam selada pada akhir musim tanam. Selada biasanya lebih cocok ditanam di lingkungan yang dingin. Jadi, selada tidak akan bermasalah asalkan sudah siap dipanen sebelum embun beku yang mematikan tiba di negara dengan 4 musim. Bahkan Anda juga bisa membuat rangka pelindung jika ingin menanam selada di musim dingin. Iklan Peringatan Selalu cuci selada terlebih dahulu sebelum Anda menyantapnya, terutama jika Anda menggunakan insektisida atau pupuk kimia. Sebaiknya Anda memang tidak menggunakan produk seperti ini, dan gantilah dengan cara lain. Misalnya dengan menyiangi gulma secara teratur, menyingkirkan serangga dengan tangan, serta memupuk tanaman dengan kompos dan pupuk kandang. Tanah akan memperoleh manfaat, dan Anda bisa tetap sehat. Jangan lupa menyingkirkan rumput dan gulma. Jika tidak, Anda bisa menjumpai dedaunan hijau yang tidak diinginkan di dalam salad yang Anda makan. Iklan Hal yang Anda Butuhkan Benih selada Cangkul Tongkat atau benda lain yang mirip Papan kayu Rangka dan penutup tanaman Garpu kebun Penggaruk tanah dari logam Ajir penyangga dan tali Penggaruk lebar Air Label tanaman opsional Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda?
Contents1 Proses Pertumbuhan Tanaman Selada Air Paling Penanaman Selada 1. Dengan 2. Penanaman Proses pertumbuhan dari selada a. Tahap awal b. c. Pertumbuhan 3. Tudung akar kaliptra 4. 5. Daerah pemanjangan 6. Daerah 7. Pertumbuhan primer dalam 8. Pertumbuhan 9. Lingkaran tahun di batang Tips menjaga kesehatan tanaman Share thisProses pertumbuhan tanaman selada air paling lengkap – selada air adalah tumbuhan aquatik yang memiliki siklus pertumbuhan cepat. Cirinya adalah berdaun lonjong serta warnanya hijau menyala dan memiliki bentuk bunga kecil warnanya putih. Berikut akan kami jelaskan mengenai Proses pertumbuhan tanaman selada air paling lengkap. Penanaman Selada AirPenanaman selada air ini kadang dijalankan melalui 2 cara, yakni 1. Dengan bijiPenanaman dengan biji caranya ialah dengan menjalankan pembenihan lebih dulu hingga tinggi bibitnya 6-8 cm, baru sesudah itu dipindahkan di Penanaman stekMemakai tanaman selada air dengan panjang 15 hingga 20 cm berjarak tanamnya di teras yakni 15 cm x 15 cm. tindall, 1983Proses pertumbuhan dari selada airBerikut ini proses pertumbuhannya selada air, antara lain a. Tahap awal pertumbuhanKetika air masuk di dalam biji, maka sejumlah enzim akan mulai aktif jadi bisa menghasilkan beragam reaksi kimia. Kerja enzim tersebut adalah berikut bisa mengaktifkan metabolisme dalam biji dengan cara mensintesisi cadangan makanan menjadi persediaan cadangan makanan pada waktu perkecambahan berlangsung yang digunakan guna PerkecambahanPerkecambahan ialah munculnya plantula atau tanaman kecil dari dalam biji yang termasuk dari hasil pertumbuhan serta perkembangan embrio. Pada perkembangan embrio ini ketika berkecambah, ada bagian plumula tumbuh serta berkembang sebagai bagian bagian batang, sementara untuk radikula akan jadi Pertumbuhan primerSesudah fase dari perkecambahan, kemudian diikuti dengan pertumbuhan tigas sistem jaringan meristem primer yang letaknya di batang dan akar. Di dalam fase tersebut tumbuhan akan membentuk sebuah akar, batang dan juga daun. Dari ketigas sistem jaringan primer ini membentuk berikut ini Protoderm, yakni lapisan paling luar yang membentuk jaringan dasar yang nantinya akan mengembang jadi jaringan dasar yang akan mengisi lapisan korteks di dalam akar antara epidermis dan yakni lapisan dalam yang nantinya akan berkembang sebagai silinder pusat yakni xilem dan primer dalam akarAkar mudah yang nantinya keluar dair biji akan segera masuk di dalam tanah, kemudian membentuk sistem perakaran tanaman. Di bagian ujung akar yang masih muda, ada 4 daerah Tudung akar kaliptraTudung akar maupun kaliptra fungsinya menjadi pelindung dari benturan fisik ujung akar dari tanah kisaran pertumbuhan. Fungsi lainnya ujung akar, yakni memudahkan akar menembus tanah sebab tudung akar dilengkapi dengan sekresi cairan MeristemMeristem ialah bagian dari ujungnya akar yang sel tersebut selalu melakukan pembelahan dengan mitosis. Meristem tersebut letaknya ada di bagian belakang tudung akar. Untuk tumbuhan dikotil, sejumlah sel tudung akar yang rusak akan berganti dengan sel sel baru yang dihasilkan oleh sel sel meristem primer di perkembagan sel sel Daerah pemanjangan selDaerah pemanjangan sel letaknya di belakang daerah meristem. Beberapa sel hasil dari pembelahan meristem tumbuh serta berkembang memanjang di daerah tersebut. Kegiatan pertumbuhan serta perkembangan tumbuhan memanjang di mulai dari sel memicu pembelahan sel pada daerah tersebut sehingga jadi lebih lambat di bagian yang lain. Pemanjangan sel ini perannya penting guna membantu daya tekan akar serta proses pertumbuhan memanjang Daerah diferensiasiDi daerah tersebut, sejumlah hasil dari pembelahan serta pemanjangan akan berkelompok sesuai kesamaan struktur. Beberapa sel yang mempunyai kesamaan struktur akan berkelompok sesuai dengan kesamaan strukturnya. Beberapa sel yang mempunyai kesamaan struktur ini lalu akan mendapatkan tugas membentuk jaringan Pertumbuhan primer dalam batangPertumbuhan primer serta perkembangan primer dalam batang mencakup daerah pertumbuhan titik tumbuh, daerah pemanjangan serta daerah diferensiasi. Meristem apikal dalam batang dibentuk oleh beberapa sel yang seallu membelah di bagian ujung tunas yang dikenal dengan nama kuncup. Di dalam kuncup ini, tonjolan daun kecil nan ruas batang mempunyai jarak pendek sekali sebab jarak intermodys pendek sekali. Pertumbuhan, pembelahan lalu pemanjangan sel mengalami dalam Pertumbuhan sekunderSesudah meristem primer terbentuk jaringan permanen, lalu meristem sekunder terjaid pertumbuhan sekunder. Pertumbuhan sekunder hanya mengalami di tumbuhan dikotil yakni pembentukan kambium yang membentuk dari parenkim maupun Lingkaran tahun di batang dikotilUntuk masa panennya tanaman selada kurang lebih 2-3 bulan, cara pemanenan selada ada yang dipotong di pangkal batang maupun dicabut sampai menjaga kesehatan tanaman seladaSesudah mengetahui cara menanam ini supaya tumbuh segar diantaranya Pastikan sirkulasi udara secara tepat guna mencegah bakteri serta jamurHindari sinar matahari secara langsung guna mencegah pertumbuhan alga serta lumutSterilkan peralatannya kalian guna mencegah penyakit yang ada kandungannya dalam air Tanaman yang cocok bila dilakukan budidaya memakai metode hidroponik ialah tanaman sayuran daun, sebab mempunyai kecepatan tumbuh tinggi, tak makan tempat, serta ringan sebagai salah satu cara menanam itu tadi adalah informasi mengenai Proses pertumbuhan tanaman selada air paling lengkap. Selada air tinggi akan kandungan vitamin A,C, K serta berbagai jenis mineral dan bisa memberikan manfaat dalam tubuh misalnya memelihara kesehatan mata, menjaga kepadatan tulang, menjaga kesehatan kulit, meningkatkan sel darah merah dan masih banyak lagi lainnya. Semoga dengan ulasan tadi bisa bermanfaat bagi kalian dan sampai jumpa dalam artikel jugaProses Pertumbuhan Tanaman Bunga Matahari Paling LengkapProses Pertumbuhan Tanaman Bunga Mawar Paling Lengkap
√ 6 Cara Budidaya Selada Terlengkap – Hai para budidayawan kembali lagi dalam artikel Kali ini kita akan membahas mengenai Cara Budidaya Selada. Ada yang sudah mengetahui bagaimana cara menanam selada agar yang baik dan benar? Mari simak yuk dalam penjelasannya dibawah ini ya. √ 6 Cara Budidaya Selada Terlengkap Mengenal SeladaVarietas Benih SeladaManfaat SeladaJenis – Jenis SeladaSyarat Tumbuh Tanaman SeladaCara Menanam SeladaHama dan Penyakit SeladaSebarkan iniPosting terkait Mengenal Selada Selada Lactuca sativa L. merupakan sayuran yang paling banyak dijadikan salad dan juga ada di menu makanan khas Indonesia gado-gado ini, termasuk dalam famili Compositae dan merupakan sayuran berumur semusim. Tanaman ini berasal dari daerah beriklim sedang di kawasan Asia Barat dan Amerika, sebelum akhirnya meluas ke berbagai Negara, termasuk ke Negara-negara yang beriklim panas. Di Indonesia, selada belum berkembang dengan pesat sebagaimana jenis sayuran lainnya. Hanya daerah yang menjadi berbagai pusat-pusat produsen sayur saja yang banyak ditanami selada ini. Varietas Benih Selada Benih Selada Geand Rapids Rekomendasi dataran rendah, menengah, tinggi. Benih Selada Iceberg Rekomendasi dari dataran rendah, menengah, tinggi. Benih Selada Kriebo Rekomendasi dataran rendah-menengah. Benih Selada Lettuce Red Romaine Rekomendasi dataran rendah, menengah dan tinggi. Manfaat Selada Membantu proses pertumbuhan. Membantu mengobati diabetes. Dapat menambah darah. Mencegah sariawan. Membantu mencegah risiko cacat kandungan. Membantu proses diet. Membantu mengatasi insomnia. Menetralisir kandungan racun dalam tubuh. Menjaga daya tahan tubuh. Menyeimbangkan gula dalam darah. Jenis – Jenis Selada Lollo Verde sering disebut sebagai selada keriting. Ciri-cirinya adalah memiliki daun yang ramping namun dengan ujung yang bergelombang atau kriting. Tulang daunnya berwarna putih dengan tekstur yang empuk. Lollo Rosso mirip dengan selada keriting namun yang membedakannya adalah warna ujung daunnya yang berwarna kemerahan. Teksturnya lembut dan renyah. Iceberg Lettuce memiliki bonggol yang besar. Daunnya berlapis-lapis dan padat. Cos atau Romaine Lettuce memiliki bentuk yang mirip dengan sawi putih. Warna daunnya hijau dengan bentuk yang memanjang. Boston Lettuce ini memiliki bonggol di bagian bawahnya atau juga di pangkalnya. Teksturnya juga renyah. Radicchio ini juga memiliki bentuk fisik yang secara kasat mata berbeda dengan selada lainnya. Daunnya yang berwarna merah gelap dengan serat-serat putih. Bentuknya bulat memanjang dan juga rasanya agak pahit. Butterhead memiliki lembaran-lembaran daun yang berwarna kuning. Syarat Tumbuh Tanaman Selada Selada tumbuh baik di dataran tinggi pegunungan. Di dataran rendah kropnya kecil-kecil dan cepat berbunga. Pertumbuhan yang sangat optimal pada tanah yang subur banyak mengandung humus, juga mengandung pasir atau lumpur. Suhu yang optimal untuk sebuah syarat tumbuhnya antara 15-20 0C, pH tanah antara 5-6,5. Waktu tanam yang terbaik ialah pada akhir musim hujan. Walaupun demikian juga dapat pula ditanam pada musim kemarau dengan pengairan atau penyiraman yang sangat cukup. Cara Menanam Selada 1. Pemilihan Benih Selada Selada Bokor yaitu selada ini bisanya digunakan untuk sandwich dan burger. Ia juga bisa digunakan untuk dapat membuat salad yang dingin, segar dan renyah, Selada Boston ialah untuk selada yang satu ini, daunnya begitu lembut serta memiliki warna hijau, dan sangat bernutrisi, Selada Loose Leaf yakni warnanya berwarna hijau terang, ia tahan terhadap suhu yang jauh lebih hangat bila dibanding dengan jenis selada lain. 2. Lahan Tanam Tanah pada lahan tanam digali dengan kedalaman sekitar 20-30 cm. Kemudian diberi pupuk kandang dengan dosis sekitar 10 ton/ hektar. Kemudian tanah dan pupuk kandang di aduk dan di ratakan. Kemudian buatlah bedengan dengan lebar sekitar 100-120 cm. Kemudian buatlah sebuah alur atau garitan pada bedengan dengan cangkul miring. Setiap bedengan terdapat sekitar 4 alur atau garitan dengan jarak antar alur atau garitan sekitar 25 cm. Tapi jika benih ditaburkan secara langsung, buatlah lubang tanam dengan jarak 25 cm x 25 cm atau 20 cm x 30 cm. 3. Penyemaian Benih Selada Campurkan tanah, sekam padi, dan pupuk kandang atau kompos dengan perbandingan 211. Aduk rata campuran tersebut dengan menggunakan cetok atau alat sejenisnya. Penuhi ¾ dari bagian pot atau polybag yang digunakan dengan salah satu campuran tanah, sekam padi, dan pupuk kandang. Buatlah lubang di bagian tengahnya sedalam 2 cm. Letakkan dua benih atau biji selada ini di lubang yang telah dibuat pada setiap masing-masing pot atau polybag. Timbun biji atau benih selada dengan campuran tanah dan pupuk. Padatkan tanah dengan menepuk-nepuk secara perlahan. Siram dengan air secukupnya. Lakukanlah dengan lembut. Pastikan agar media semai tetap lembab. Benih selada ini biasanya tumbuh atau mulai berkecambah setelah berumur sekitar 3 sampai 4 hari. Tetaplah siram benih yang dapat disemai dengan teratur. Biarkan bibit ini tumbuh di persemaian hingga berumur sekitar 17 hari. Pada usia ini bibit biasanya sudah memiliki daun sebanyak 4 sampai 5 helai. Hal itu menandakan bahwa bibit sudah siap untuk dipindahkan ke media atau lahan yang lebih permanen. 4. Penanaman Benih Selada Penanaman yang secara langsung dapat dilakukan dengan cara benih ditabur dalam garitan yang telah ditentukan. Jika melalui persemaian, bibit dapat ditanam dengan jarak tanam seperti tersebut di atas, sehingga dalam satu bedengan ini dapat memuat sekitar 4 baris tanaman. √ 6 Cara Budidaya Selada Terlengkap 5. Perawatan Benih Selada Penyiangan Selada sudah harus disiangi ketika berumur 2 minggu. Hal ini juga disebabkan karena akar selada yang menancap di tanah dangkal, sehingga tidak akan mampu untuk bersaing dengan tanaman lain utamanya banyak rumput-rumput liar dalam menyerap hara. Fungsi lain dari penyiangan adalah untuk menekan serangan hama atau penyakit. Penyiangan dilakukan dengan Interval satu minggu sekali. Pengairan Karena tanaman selada butuh air yang cukup, maka pengairan juga harus mendapat perhatian, utamanya di daerah dataran rendah yang suhu udaranya lebih panas serta sering kekurangan air. Kebutuhan air juga wajib dipenuhi pada masa awal penanaman, disaat tanaman berumur sekitar 2 minggu, atau saat penyiangan pertama, juga pada waktu tanaman berumur 1 bulan. Penyiraman Penyiraman bisa dilakukan dengan langsung menyiramkan air ke bagian batang dan daun tanaman, bisa juga dengan mengalirkan air melalui parit-parit pengairan di kanan-kiri lahan penanaman. Perhatikan suatu kondisi parit pengairan, agar senantiasa dapat melewatkan dari kelebihan air di saat turun hujan lebat. Jangan sampai ada air yang tergenang sangat cukup lama di sekitar tanaman, karena akan dapat merusak perakaran dan juga menyebabkan tanaman menjadi roboh. Pemupukan Jika tanaman terlihat kurang subur, berikan pupuk tambahan berupa pupuk kandang sebanyak 2 ton untuk satu hektar lahan. Pupuk kandang yang baik adalah yang mengandung unsur nitrogen yang tinggi seperti kotoran ayam. Selain pupuk kandang, dapat pula ditambahkan pada berbagai pupuk kimia, dengan dosis untuk setiap satu hektar lahan sebanyak sekitar 200 kg urea, 100 kg TSP, dan 100 kg KCI 100 kg. 6. Proses Panen Selada Cabutlah selada sampai ke akarnya. Pilahlah selada daun yang masih segar. Jika daun selada sudah layu atau kering, buanglah! Cuci selada dengan air mengalir hingga bersih. Kelompokkan selada berdasarkan besar daun yang sama. Kumpulkan dalam satu keranjang bersih. Panenlah selada dengan gerak yang cepat, mengingat masa selada yang baik berada dalam kurun waktu singkat. Hama dan Penyakit Selada Kutu Daun Jenis hama yang paling banyak menyerang tanaman selada adalah kutu daun. Akibat yang ditimbulkan dari hama ini berupa mengerut dan mengeringnya daun karena kurang cairan. Tanaman muda yang terserang kutu daun, pertumbuhannya tidak dapat sempurna atau kerdil. Untuk dapat mengendalikan kutu ini, diperlukan Insektisida, seperti Diazinon, Orthene 75 SP, maupun Bayrusil. Cara pemakaiannya dengan menyemprotkan insektisida tersebut dengan dosis 2 cc/l air. Thrips Hama lain yang juga kerap menyerang tanaman selada adalah thrips. Ciri dari serangan hama ini berupa menguning dan mengeringnya daun sebelum akhirnya tanaman mati. Untuk mengendalikan hama ini dapat digunakan Tamarot 200 EC, Bayrusil 250 EC, atau Tokuthion 500 EC dengan dosis 2 ml perliter air. Penyakit Busuk Batang Untuk jenis penyakit yang sering menyerang tanaman selada adalah penyakit busuk batang. Gejalanya ditandai dengan melunak dan berlendirnya batang, sedang akibat yang ditimbulkannya adalah membusuknya akar. Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Rhizoctonia solani. Untuk mencegahnya, lahan harus senantiasa dijaga kebersihannya serta mengurangi kelembaban lahan. Dapat pula dengan menyemprotkan fungisida Maneb atau Dithane M 45 dengan dosiss 2 g/l. Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ 6 Cara Budidaya Selada Terlengkap. Semoga bermanfaat dan juga dapat menambah ilmu pengetahuan akan cara membudidayakannya. Terima Kasih. Baca Juga Artikel –
cara menanam selada air dari batang